Industri hiburan Tiongkok tengah menghadapi masalah serius ketika sejumlah artis mulai mengungkapkan kesulitan mereka untuk memenuhi 'standar kecantikan' yang mengharuskan mereka mengikuti diet ekstrem. Salah satu artis yang menarik perhatian adalah aktris Song Zu Er, yang penampilannya pada acara Maison Valentino baru-baru ini menunjukkan tubuhnya yang sangat kurus hingga membuat tulangnya terlihat jelas, berbeda dengan citra sehat yang sebelumnya ia miliki.
Standar Kecantikan Menyimpang
Media Tiongkok melaporkan bahwa masyarakat masih mengedepankan ideal feminin yang rapuh, mengharapkan wanita untuk memiliki bentuk tubuh langsing. Dalam industri hiburan, terdapat ekspektasi berbahaya di mana para wanita harus memiliki berat badan di bawah 40 kg dan pria di bawah 60 kg, sehingga pelanggaran terhadap batas ini seringkali mengakibatkan kritik terhadap kurangnya profesionalisme.
Aktris Li Xin Ai merupakan salah satu contoh nyata dampak dari tekanan ini, di mana ia mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah bobotnya meningkat. Ia mengungkapkan bahwa tawaran peran, bahkan yang kecil sekalipun, ditolak karena dianggap terlalu gemuk, dan ia terpaksa menurunkan berat badannya demi mempertahankan karirnya.
Kekhawatiran Kesehatan
Zhang Tian Ai juga menekankan bahwa penampilan fisik sangat menentukan karir aktris, terutama dalam drama sejarah. Laporan menunjukkan bahwa Song Zu Er hilang lebih dari 10 kg saat terlibat dalam beberapa proyek beruntun, sementara produser Yu Zheng berkomentar kritis tentang aktris Zhao Qing yang beratnya mencapai 46 kg.
Dengan kondisi tubuh yang sangat kurus menjadi syarat yang tidak tertulis, banyak bintang ternama seperti Dilraba Dilmurat terlihat rapuh di hadapan publik. Selain berat badan, ada juga standar fisik lainnya yang kontroversial, seperti memiliki pinggang yang sangat kecil dan rahang berbentuk V, yang sering kali justru mencerminkan kekurangan gizi.
Efek Psikologis
Sekitar dua pertiga selebriti merasa tekanan berat untuk tampil sesuai dengan harapan fisik, dan hampir 90 persen dari mereka prioritas utama adalah pengendalian berat badan. Kondisi ini berdampak serius, di mana banyak selebriti mengalami gangguan makan dan masalah kesehatan mental akibat tuntutan diet yang keras.
Aktor Xu Kai mengaku menurunkan berat badan 18 kg dalam dua bulan setelah kritik tentang penampilannya, begitu pula Ren Jialun yang mengurangi berat badan dari 85 kg menjadi 52 kg. Dalam banyak kasus, para artis merasa terpaksa untuk terus berdiet demi memenuhi ekspektasi industri yang sangat ketat.
Krisis Kesehatan Selebriti
Luo Yunxi adalah salah satu contoh bagaimana tekanan ini dapat melelahkan, sampai-sampai ia harus menggunakan kursi roda karena kelelahan akibat diet yang ketat. Tidak hanya itu, aktris Lin Yun dan Zhang Tian Ai juga mengalami masalah kesehatan serius akibat tekanan untuk terus terlihat langsing.
Salah satu kasus mencolok adalah Zhao Lusi, yang dikabarkan menurunkan berat badannya hingga di bawah 40 kg setelah mengalami kritik terkait penampilannya. Penurunan berat badan yang ekstrem ini berkontribusi pada masalah kesehatan yang parah, dan ia memerlukan waktu lebih dari satu tahun untuk pulih.
Media di Tiongkok semakin kritis terhadap obsesi industri budaya pop ini, dengan mengingatkan bahwa standar kecantikan yang tidak realistis merugikan kesehatan fisik dan mental para artis. Keberagaman dan realitas kecantikan seharusnya lebih diterima daripada norma yang membahayakan kesehatan individu.