Xiaomi telah memantapkan posisinya sebagai salah satu produsen ponsel pintar terkemuka di dunia yang sejajar dengan raksasa teknologi seperti Samsung, Sony, dan Lenovo. Meskipun baru menginjak usia sekitar 15 tahun sejak didirikan pada 6 April 2010, kepercayaan masyarakat terhadap produk buatan vendor asal Tiongkok ini tergolong sangat tinggi.
Banyaknya jumlah pengguna di Indonesia memunculkan keluhan umum terkait kapasitas penyimpanan internal yang sering kali cepat penuh. Fenomena memori penuh ini biasanya dipicu oleh penumpukan file video, foto, dokumen, serta berkas kategori "File Lainnya" yang tidak segera dibersihkan.
Kategori "File Lainnya" sendiri mencakup beragam jenis data, mulai dari berkas OBB untuk aplikasi permainan, cache sistem, hingga format khusus seperti photo_blob dan micro_thumbnail_blob. Sering kali folder ini juga berisi dokumen yang pernah diunduh namun terlupakan, sehingga menetap secara permanen dan memakan ruang penyimpanan yang cukup signifikan.
Langkah-Langkah Membersihkan File Lainnya di Ponsel Xiaomi
Salah satu cara paling efektif untuk mengosongkan ruang adalah dengan menghapus berkas ganda serta data yang sudah tidak lagi digunakan oleh pemilik perangkat. Anda disarankan untuk memindahkan file berukuran besar seperti APK, arsip ZIP/RAR, atau dokumen kerja ke memori eksternal agar penyimpanan internal kembali lega.
Pemanfaatan fitur Cleaner pada aplikasi Security bawaan Xiaomi sangat direkomendasikan untuk membersihkan sisa-sisa file dari aplikasi pengiriman pesan seperti WhatsApp secara otomatis. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan pengecekan secara manual melalui aplikasi File Manager untuk memastikan tidak ada folder kosong yang tidak terpakai tetap tersimpan.
Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah melakukan penghapusan atau uninstall pada aplikasi dan game yang sudah jarang dimainkan oleh pengguna. Tindakan ini memberikan dampak instan pada ketersediaan ruang penyimpanan karena aplikasi modern saat ini cenderung memiliki ukuran data yang sangat masif.
Mengelola Cadangan Database WhatsApp
Aplikasi WhatsApp diketahui menggunakan sistem pencadangan secara offline yang sering kali mengonsumsi memori internal hingga kapasitas lebih dari 1 GB. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mengakses File Manager, masuk ke penyimpanan internal, dan mencari folder WhatsApp untuk mengelola data tersebut.
Di dalam folder Database tersebut, Anda bisa menghapus file cadangan lama dan menyisakan satu berkas terbaru sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu ingin memulihkan pesan. Selain itu, Anda juga disarankan menghapus folder tersembunyi seperti .Shared, .Trash, dan .Thumbs yang hanya bisa terlihat jika opsi "Show Hidden File" diaktifkan.
Metode Lanjutan Menggunakan Custom Recovery TWRP
Bagi pengguna yang ingin melakukan pembersihan secara menyeluruh hingga ke akar sistem, penggunaan Custom Recovery seperti TWRP dapat menjadi solusi akhir yang sangat efektif. Namun, langkah ini tergolong ekstrem dan memerlukan pertimbangan matang karena melibatkan modifikasi sistem yang lebih mendalam pada perangkat Android Anda.
TWRP sangat berguna bagi pengguna yang gemar melakukan modifikasi atau pergantian ROM karena memiliki fitur cadangan sistem yang sangat komprehensif. Fitur utama yang diandalkan adalah menu WIPE yang mampu menjangkau bagian sampah terdalam hingga ke level emulator android seperti Dalvik atau ART Cache.
Sebelum melakukan prosedur ini, pastikan Anda mencatat kapasitas penyimpanan awal melalui menu Setelan untuk membandingkan hasilnya setelah proses pembersihan selesai dilakukan. Anda dapat masuk ke mode pemulihan dengan menekan kombinasi tombol Power dan Volume Atas secara bersamaan saat logo MI muncul di layar ponsel.
Setelah berada di dalam menu TWRP, pilih opsi Wipe kemudian pilih Advanced Wipe untuk mencentang bagian Dalvik ART Cache serta Cache secara spesifik. Pastikan tidak mencentang partisi lain agar tidak terjadi kesalahan fatal dalam penghapusan data sistem yang krusial bagi operasional perangkat.
Langkah terakhir adalah melakukan Swipe Slider ke arah kanan untuk memulai proses penghapusan dan kemudian memilih opsi Reboot System untuk menyalakan kembali ponsel. Perlu diingat bahwa proses booting pertama kali setelah tindakan ini akan memakan waktu lebih lama dari biasanya, sehingga pengguna diharapkan untuk tetap bersabar.
Segala risiko yang timbul akibat penggunaan metode TWRP ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna, termasuk potensi kehilangan data jika terjadi kesalahan prosedur. Semoga panduan mengenai cara ampuh menghapus file lainnya ini dapat memberikan solusi bagi permasalahan memori penuh pada perangkat Xiaomi Anda.