Aplikasi Robotaxi Tesla kini tersedia bagi pengguna Android

Aplikasi Robotaxi Tesla kini tersedia bagi pengguna Android

Tesla, produsen otomotif terkemuka asal Amerika Serikat, kini telah meluncurkan aplikasi Robotaxi secara resmi untuk pengguna Android guna menyusul ketersediaan versi iOS yang telah rilis sejak September tahun lalu. Melansir laporan dari Arena Ev pada Senin (27/4), aplikasi pemesanan kendaraan otonom ini sekarang sudah dapat diunduh oleh masyarakat melalui platform Google Play Store.

Aplikasi baru ini dirancang agar para pengguna Android dapat dengan mudah melakukan pemesanan armada Robotaxi milik perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut. Ketika sudah berada di dalam kendaraan, penumpang memiliki kendali penuh melalui aplikasi untuk mengatur berbagai fasilitas seperti suhu kabin, posisi kursi, hingga sistem hiburan musik yang tersedia.

Selain kendali interior, pengguna juga dapat memantau estimasi waktu perjalanan secara aktual, melakukan perubahan lokasi tujuan sewaktu-waktu, hingga memberikan instruksi kepada mobil untuk menepi di pinggir jalan. Untuk kemudahan transaksi, Tesla telah mengintegrasikan layanan Google Pay ke dalam aplikasi Android tersebut guna mempercepat proses pembayaran biaya perjalanan secara digital.

Generated image

Meskipun sudah tersedia di toko aplikasi, layanan Robotaxi ini masih terbatas bagi pengguna di Amerika Serikat karena operasionalnya baru menjangkau wilayah tertentu. Saat ini, layanan kendaraan otonom tersebut baru beroperasi secara komersial di negara bagian Texas, tepatnya di kota Austin, Dallas, dan juga Houston.

Di wilayah Austin sendiri, Tesla tercatat mengoperasikan sekitar 40 armada Robotaxi, namun baru 12 unit di antaranya yang benar-benar beroperasi secara mandiri tanpa kehadiran pengemudi. Sementara itu, sisa armada lainnya masih diwajibkan menyertakan pengawas keselamatan manusia yang duduk di kursi depan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Layanan serupa juga telah diekspansi ke kawasan Bay Area di California, tetapi teknis operasionalnya memiliki perbedaan mendasar karena kendala perizinan yang berlaku di sana. Lantaran Tesla belum mengantongi lisensi penuh untuk mengemudi otonom di California, seluruh armada yang menggunakan fitur Full Self-Driving (FSD) di wilayah tersebut wajib didampingi oleh pengemudi manusia.

Kategori Operasional Detail Informasi
Lokasi Operasi Utama Texas (Austin, Dallas, Houston) dan California (Bay Area)
Jumlah Armada di Austin 40 Unit
Armada Tanpa Pengemudi 12 Unit (Hanya di Austin)
Metode Pembayaran Google Pay

Artikel terkait

Rekomendasi